Learning Science | Tips & Tricks | Technology | Other

Today Is

Tata Cara Pemberian Nama Ilmiah


Mahdaf  Webs - Untuk mengenal setiap makhluk hidup yang berada di sekitar kita, dibutuhkan sebuah nama. Nama digunakan sebagai penghubung antara kita dengan benda-benda atau makhluk hidup lainnya.
     
Makhluk Hidup yang ada umumnya diberi nama sesuai dengan bahasa daerah di mana ia berada. Namun, penggunaan bahasa daerah dalam pemberian nama makhluk hidup hanya tepat pada suatu daerah tertentu. Karena bahasa daerah sangat banyak, sehingga sering terjadi suatu jenis makhluk hidup sama akan memiliki banyakn nama. Akibatnya, kadang-kadang menimbulkan kerancuan. Contohnya, Pepaya di Semarang disebut kates, di Banyumas disebut gandul, di Jawa Barat disebut gedang. Oleh karena itu, untuk menghindari keragaman nama tersebut diperlukan suatu pedoman. Pedoman penamaan makhluk hidup yang berlaku di dunia saat ini adalah nama ilimiah.

Carolus Linnaeus (1707-1778). Seorang dokter dan penyelidik alam berkebangsaan Swedia yang sangat tertarik pada ilmu tumbuhan, mengembangkan suatu metode yang disebut binomial nomenklatur atau sistem tata nama ganda yang hingga saat ini dipakai untuk tata cara pemberian nama ilmiah.

Berdasarkan sistem tersebut, berikut aturan pemberian nama suatu species atau jenis menurut sistem nama ganda.

1. Nama ilmiah makhluk hidup ditulis dalam bahasa latin atau bahasa asing yang dilatinkan. Misalnya, nama ilmiah melinjo adalah Gnetum gnemon yang berasal dari bahasa melayu, yaitu gnemu.
2. Setiap spesies diberi nama dengan dua kata. Kata pertama menunjukkan marga (genus) dan kata kedua meupakan petunjuk jenis (species). Contoh nama ilmiah harimau adalah Felis tigris dan nama ilmiah padi adalah Oryza sativa.
3. Huruf pertama pada kata pertama ditulis dengan huruf kapital (huruf besar), misalnya Felis dan Oryza. Adapun kata kedua dimulai dengan huruf kecil, misalnya tigris dan sativa .
4. Nama jenis organisme dicetak miring, misalnya Musa paradisiaca, atau dapat juga diberi garis bawah Musa paradisiaca .
5. Nama varietas ditulis sebagai kata ketiga, misalnya Oryza sativa glutinosa, yaitu nama lain padi varietas ketan.

Itulah tata cara pemberian nama ilmiah dengan menggunakan sistem binomial nomenklatur yang di gunakan hingga saat ini. Demikian artikel kali ini, semoga bermanfaat! Salam.

Sumber:
- Supliyadi, dkk. 2008. IPA Terpadu MTs/SMP VII. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.
-Tim Penulis. 2015. Semangat Meraih Prestasi IPA 1B. Solo: PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.
Bagikan Ke Socmed!! :
Tag : Biologi, IPA
0 Komentar untuk "Tata Cara Pemberian Nama Ilmiah"

Back To Top