Learning Science | Tips & Tricks | Technology | Other

Today Is

Pengertian Unsur, Senyawa, Dan Campuran


Mahdaf Webs - Dalam kehidupan sehari-hari kita mengenal berbagai macam unsur, senyawa maupun campuran, misalnya air dan oksigen. Air merupakan senyawa kimia yang rumus kimia-nya adalah H₂O , sedangkan Oksigen adalah unsur kimia yang rumus kimia-nya yaitu O. Dan kali ini Mahdaf akan membahas tentang pengertian unsur, senyawa, dan campuran beserta macam-macamnya. Unsur merupakan zat tunggal yang bisa membentuk senyawa dan sangat bermanfaat dalam kehidupan kita. Ada 116 Unsur yang ada di alam dan akan membentuk senyawa, senyawa atau unsur bisa membentuk campuran. Untuk lebih memahaminya, mari disimak uraian berikut ini.

Unsur, Senyawa, Dan Campuran

A. Unsur

       Zat merupakan materi yang susunan unsur-unsurnya tidak berubah-ubah. Unsur merupakan zat tunggal yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat-zat yang lebih sederhana dengan reaksi kimia biasa (bukan reaksi nuklir). Tiap benda tersusun atas unsur-unsur.
       Wujud unsur berupa padat (misalnya, besi), berwujud cair (misalnya, raksa), dan berwujud gas (misalnya, oksigen). Pada tahun 1813, Jons Jacob Barzelius (1779-1848) memperkenalkan tata cara penulisan nama dan lambang unsur, yang kemudian dijadikan sebagai aturan internasional berdasarkan hasil konvensi lembaga kimia sedunia (IUPAC). Contoh= nama unsur: Tembaga, nama latin: Cuprum, lambang unsur: Cu .
       Dalam rumus kimia suatu unsur tercantum lambang atom unsur itu, yang diikuti satu angka. Lambang unsur menyatakan nama atom unsurnya dan angka yang ditulis agak ke bawah menyatakan jumlah atom yang terdapat dalam satu molekul unsur tersebut, contoh :
- O₂ berarti 1 molekul, gas oksigen. Dalam 1 molekul gas oksigen terdapat 2 atom oksigen.
- 2O berarti 2 atom oksigen yang terpisah dan tidak terikat secara kimia.
       Sampai saat ini sudah dikenal sekitar 116 jenis unsur yang ada di alam. Dari jumlah tersebut, sekitar 92 unsur merupakan unsur alami, sedangkan sisany0a merupakan unsur buatan. Untuk mempermudah, unsur-unsur yang sangat banyak kita kelompokkan menjadi unsur logam, unsur nonlogam, dan unsur semilogam.
1. Unsur Logam
Sifat-sifat unsur logam, antara lain berwarna putih mengilap, memiliki titik lebur rendah, dapat menghantarkan arus listrik, dapat ditempa, dan dapat menghantarkan kalor. Pada umumnya logam berwujud padat, tetapi terdapat satu unsur logam yang berwujud cair yaitu raksa. Beberapa contoh unsur logam yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, antara lain.
a. Kromium (Cr): untuk bumper mobil, dicampur dengan baja menjadi baja antikarat (stainless steel);
b. Besi (Fe): merupakan logam yang paling murah, dicampur dengan karbon menjadi baja untuk kontruksi bangunan, mobil dan rel kereta api;
c. Nikel (Ni): digunakan sebagai lapisan pelindung dengan cara disepuh karena sangat tahan terhadap udara dan air pada suhu biasa;
d. Seng (Zn): digunakan sebagai atap rumah, perkakas rumah tangga, dan pelapis besi untuk mencegah karat.
2. Unsur Nonlogam
Unsur nonlogam memiliki sifat-sifat tidak mengilap, merupakam penghantar arus listrik yang buruk, dan tidak dapat ditempa. Beberapa unsur nonlogam yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, antara lain.
a. Fluor (F): jika dicampur dengan pasta gigi berfungsi menguatkan gigi, freon -12 digunakan sebagai pendingin kulkas dan AC;
b. Brom (Br): digunakan sebagai obat penenabg saraf, film fotografi, dan bahan campuran zat pemadam kebakaran;
c. Yodium (I): digunakan sebagai antiseptik luka, dan tambahan yodium dalam garam dapur;
3. Unsur Semilogam(metaloid)
Unsur semilogam memiliki sifat antara logam dan nonlogam, biasanya bersifat semikonduktor. Beberapa unsur semilogam yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, antara lain.
a. Silikon (Si): terdapat dia alam terbanyak kedua seelah oksigen, yakni 28% dari kerak bumi, senyawa silikon banyak digunakan dalam peralatan pemotong dan pengampelasan, untuk semikonduktor;
b. Germanium (Ge): keberadaan germanium di alam sangat sedikit, diperoleh dari batu bara dan batuan seng pekat, merupakan bahan semikonduktor.
 Berikut macam macam Unsur dalam tabel periodik.
sumber: http://dupaureche.ro/


B. Senyawa

       Senyawa merupakan zat yang terbentuk dari beberapa unsur dengan perbandingan massa tertentu dan tetap melalui suatu reaksi kimia. Sifat senyawa tidak sama dengan sifat unsur pembentuknya. Senyawa dapat dipisahkan menjadi unsur-unsur penyusun dengan perbandingan massa yang tetap dan tertentu. Misalnya.
# Air (H₂O), perbandingan masa unsur unsur penyusunnya yaitu hidrogen : oksigan adalah 1 : 8
# Gula (C₁₂H₂₂O₁₁), perbandingan maasa unsur unsur penyusunnya yaitu karbon : oksigen : hidrogen adalah 72 : 88 : 11
# Etanol (C₂H₅OH), perbandingan massa unsur unsur penyusunnya yaitu karbon : oksigen : hidrogen adalah 12 : 8 : 3
       Beberapa contoh senyawa yang ada dalam kehidupan sehari-hari tercantum dalam gambar berikut.

C. Campuran

       Campuran adalah gabungan beberapa zat dengan perbandingan tidak tetap, tanpa melalui reaksi kimia. Suatu campuran dapat merupakan gabungan unsur dengan unsur, unsur dengan senyawa, atau senyawa dengan senyawa. Komposisi unsur-unsur penyusun suatu campuran tidak tertentu sehingga rumus kimia suatu campuran tidak dapat ditentukan. Pemisahan campuran dapat dilakukan secara fisika. Ada 2 macam campuran, yaitu campuran homogen (serba sama) dan campuran heterogen (serba neka).
1. Campuran Homogen
       Campuran homogen merupakan campuran antara 2 zat atau lebih yang partikel-partikel penyusunnya tidak dapat dibedakan lagi. Campuran homogen sering disebut sebagai larutan. Contoh campuran homogen, antara lain air dengan gula (larutan gula) dan campuran air dengan garam (larutan garam). Ukuran partikel dalam larutan memiliki diameter sekitar 1 nm (1 nm = 10-9 m), dan tidak dapat dilihat dengan mikroskop.
       Jenis-jenis campuran homogen, antara lain campuran gas dalam gas, campuran gas dalam zat cair, campuran gas dalam zat padat, campuran zat cair dalam zat cair, dan campuran zat padat dalam zat cair.
2. Campuran heterogen
       Campuran heterogen merupakan campuran antara 2 macam zat atau lebih yang partikel-partikel penyusunnya masih dapat dibedakan satu sama lainnya, misalnya campuran terigu dan air. Campuran heterogen dikelompokkan menjadi dua bagian, yaitu
a. Koloid: partikel-partikelnya berukuran antara 1 - 100 nm dan hanya dapat dilihat dengan mikroskop ultra, contohnya susu, asap, kabut, agar-agar;
b. Suspensi: partikel-partikelnya berukuran lebih besar dari 100 nm dan dapat dilihat dengan mikroskop biasa, contohnya minyak dengan air, air keruh dan air kapur.
       Susunan zat dalam suatu campuran sering dinyatakan dengan kadar dari zat-zat pembentuk campuran itu. Kadar suatu zat dalam campuran dapat dinyatakan sebagai jumlah zat dalam campuran dibandingkan jumlah seluruh campuran. Jumlah zat dapat dinyatakan dalam massa (g, kg) atau volume (ml, l). Adapun perbandingan tersebut dinyatakan dalam persen (%).

Demikian, pembahasan tentang Unsur Senyawa, dan Campuran kali ini. Semoga bermanfaat, Terima kasih.
sumber : tim penulis. 2015. Semangat Meraih Pestasi IPA 1A. Solo: PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.
Bagikan Ke Socmed!! :
Tag : IPA, Kimia
0 Komentar untuk "Pengertian Unsur, Senyawa, Dan Campuran"

Back To Top